"Yang muda yang kreatif dan bergaya," merupakan istilah yang cocok
diberikan kepada anak muda dibawah usia 30-an karena orang-orang pada usia ini
biasanya penuh dengan energi sehingga lebih gesit dan lincah, memiliki daya kreatifitas
yang tinggi, dan cepat mengambil tindakan yang cukup berani.
Jawed Karim adalah mahasiswa ilmu
komputer Standford University. Saat berusia 22 tahun, ia melampiaskan bakat
kreatifnya dengan mendesain peranti lunak komputer, sesuai bidang ilmu yang
dipelajarinya.
Dari hanya
mengotak-atik komputer dan mencoba membuat gagasan baru dengan pikiran yang
bebas, ia ternyata mampu menghasilkan terobosan baru yang sangat spektakuler.
Hasil karyanya berupa program Paypal yang dibeli oleh eBay dan situs You Tube
yang dibeli oleh Google mencapai harga sebesar US$ 1,65 miliar atau senilai Rp
15,18 triliun. Dengan kemampuannya tersebut, pada usianya yang ke-27, Jawed
Karim telah menjadi orang muda terkaya didunia.
MEMPERSIAPKAN DIRI UNTUK MENJADI PENGUSAHA MUDA
1. Membangun Kepribadian Pengusaha Muda
Berikut merupakan beberapa hal
yang terkait dengan usaha membangun kepribadian:
- Mengenal diri sendiri : Pengenalan diri sendiri diperlukan untuk menuntun pengusaha dalam menemukan, menentukan, dan menjalani profesi sebagai pengusaha. Dengan semakin mengenal diri sendiri, maka peluang untuk mengambil tindakan yang salah akan semakin kecil.
- Mempersiapkan perubahan sikap mental : Ada beberapa kondisi yang membedakan antara pengusaha dan pegawai. Salah satu yang dihadapi pengusaha adalah adanya ketidak pastian, sedangkan seorang pegawai sedah bekerja sesuai dengan ketentuan.
2. Mempersiapkan
Keterampilan Pengusaha Muda
Untuk menjadi pengusaha muda yang sukses diperlukan beberapa
keterampilan softskill yang harus dikuasai, yaitu:
- Menjaga reputasi
- Kemampuan membangun jaringan
- Naluri mengenali peluang usaha
- Kemampuan persuasi dan negosiasi
3. Membangun Usaha Saat Muda
Ada beberapa alasan mengapa usaha disaat muda perlu dikembangkan, yaitu:
Ada beberapa alasan mengapa usaha disaat muda perlu dikembangkan, yaitu:
1. Adanya kekuatan positif yang
dimiliki kaum muda, terutama mahasiswa untuk berhasil dalam dunia usaha, yaitu:
usia mahasiswa yang berkisar antara 18-25 tahun memiliki semangat besar untuk
meraih mimpinya. Semangat dari kelebihan energi tersebut dapat disalurkan
melalui usaha produktif.
2. Ada peluang cukup besar berwujud
potensi yang perlu dikembangkan dari status mahasiswa dan kaum muda. Potensi
tersebut adalah waktu mahasiswa dan pengusaha muda yang relatif masih longgar
semasa kuliah dan belum menikah dibandingkan dengan setelah lulus dan bekerja.
Waktu yang longgar pada masa kuliah dan sebelum menikah dapat dioptimalkan
untuk mengembangkan usaha baru yang membutuhkan banyak waktu untuk perkenalan
usaha. Ketika telah lulus dan bekerja, waktu yang tersedia semakin terbatas.
Setelah lulus, waktu untuk bersosialisasi juga semakin terbatas dibandingkan
dengan sewaktu menjadi mahasiswa, dimana akses kepada teman di seluruh
universitas dan dengan pemangku kepentingan (stakeholder) lainnya lebih
luas.
4. Merealisasikan
Mimpi Menjadi Kenyataan
Mewujudkan mimpi menjadi kenyataan
meruoakan pesan yang ingin disampaikan kepada semua pengusaha muda. Seorang
pengusaha yang bekerja keras tanpa mimpi akan menjadi penjudi, seorang
pengusaha yang memiliki mimpi san bekerja keras tanpa semangat akan
menghasilkan robot pekerja, sedangkan seorang pengusaha yang memiliki mimpi dan
semangat tanpa melakukan tindakan apapun hanya akan menjadi pemimpi. Pengusaha
yang berhasil adalah seorang pengusaha yang mampu bermimpi, bersemangat, dan
bertindak untuk mencapai tujuan.
Setelah bersemangat menjadi pengusaha muda, maka bagaimana mencapai mimpi
tersebut? Ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan, yaitu:
1.
Mengubah impian
menjadi visi
2.
Menyusun
rencana strategis
3.
Menetapkan
rencana jangka pendek
4.
Melaksanakan
usaha
Terhadap seluruh pekerjaan, perlu dilakukan evaluasi untuk menentukan cara
yang terbaik dalam pemakaian bahan baku, proses, dan penanganan output, serta
kepuasan konsumen. Pada dasarnya untuk evaluasi paling tidak ada beberapa unsur
yang perlu diperhatikan, yaitu jumlah, kualitas, harga, dan ketepatan waktu
dalam penyaluran produk. Apabila hal tersebut dapat dikelola dengan baik, maka
usaha akan berkembang sesuai dengan yang diharapkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar