Kreativitas adalah kemampuan untuk mengembangkan
ide-ide baru dan cara-cara baru dalam penyelesaian masalah dan menemukan
peluang (thinking new thing).
Inovasi adalah kemampuan untuk menerapkan kreativitas
dalam rangka pemecahan masalah dan menemukan peluang (doing new thing).
Hambatan dan Teknik Meningkatkan Kreativitas
dalam proses kreativitas terdapat hal-hal yang
menghambat ataupun mendukung dalam diri seseorang.
Secara rinci, hambatan-hambatan kreativitas dapat dijelaskan
sebagai berikut:
- Hambatan psikologis
Hambatan ini membuat seseorang menjadi tidak bebas
dalam mengeksploitasi dan mengubah gagasan, mengalami halangan dalam
mengekspresikan kemampuan konseptual, dan kurang mampu berkomunikasi dengan
baik
- Hambatan budaya
Hambatan dalam hal budaya adalah adanya keseragaman
berpikir atau “pemujaan” terhadap cara berpikir logis dan rasional. Hal ini
akan menghambat penyelesaian yang bersifat intuitif atau menggunakan perasaan.
- Hambatan lingkungan
Lingkungan sosial seperti sekolah, dimana guru-guru
sangat khawatir untuk mencoba gagasan baru, akan menghambat kreativitas.
Lingkongan fisik misalnya tata letak ruang kerja dapat diatur sedemikian rupa
agar dapat mendukung suasana kerja yang produktif dan kreatif.
- Hambatan bahasa berpikir
Kemampuan untuk memilih bahasa berpikir yang paling
tepat untuk memecahkan masalah akan dapat menghasilkan pemecahan masalah yang
amat kreatif.
- Hambatan keterpakuan fungsional
Hambatan ini bersumber pada kebiasaan kita untuk
memfungsikan peralatan, orang, ataupun teknologi hanya dengan satu cara
- ·Hambatan kebiasaan memandang
Kebiasaan memandang suatu benda atau alat adalah suatu
penghambat kreativitas.
2. Teknik meningkatkan
kreativitas
Cara-cara meningkatkan kreativitas dalam proses
pemecahan masalah :
- · Perumusan masalah secara kreatif
Adalah usaha yang dilakukan untuk menghindar dari perumusan
masalah yang sudah jelas. Dengan berpikir secara divergen dan bukan convergen
dengan melontarkan pertanyaan baru maupun mencoba melihat dari sudut pandang
yang berbeda agar memperoleh kemungkinan baru.
- · Bertanya dan bertanya
Jadi untuk membangkitkan kembali sikap bertanya adalah
dengan melontarkan pertanyaan, tanpa perlu khawatir apakah pertanyaan yang kita
ajukan salah satu karena pertanyaan tersebut orang lain menganggap kita bodoh.
- · Curah gagasan
Biasanya dipakai untuk memecahkan masalah yang
kompleks oleh kelompok yang terdiri atas dua sampai tujuh orang.
- · Orang aneh
Maksudnya adalah memasukkan orang lain yang tidak
begitu tahu tentang bidang pekerjaan atau bidang pengetahuan yang sedang
dipecahkan masalahnya. Kehadiran orang aneh ini dapat memperluas kreativitas,
karena ia akan memberikan perspektif dari sudut pandang yang unik atau tidak
lazim.
- · Iklim kreatif
Pedoman utamanya adalah menciptakan suasana yang
kondusif. Ini berati harus membuang semua hambatan terjadinya kreativitas,
sekaligus menciptakan lingkungan fisik, psikologis, dan sosial yang kondusif
untuk kreatif.
Arti Penting Inovasi dalam Kewirausahaan
ada lima jenis inovasi yang penting dilakukan
pengusaha, yaitu :
1. Pengenalan
barang baru atau perbaikan barang yang sudah ada.
2. Pengenalan
metode produksi baru.
3. Pembukaan pasar
baru, khususnya pasar ekspor atau daerah yang baru.
4. Penciptaan/pengadaan
persediaan (supply) bahan mentah atau setengah jadi baru.
5. Penciptaan
suatu bentuk organisasi industri baru.
Fungsi inovasi dari seorang pengusaha tentu saja dapat
mengubah pasar dan “aturan main” yang sudah ada. Pengusaha yang dapat
menciptakan jenis barang baru akan memberikan keuntungan bagi pasar sehingga
lebih banyak terdapat pilihan bagi konsumen.
Melindungi gagasan dari hasil kreatifitas dan
inovasi
Ketika seorang pengusaha mendapatkan gagasan inovasi
untuk produk atau jasa yang memiliki potensi pasar, dengan segera mereka harus
melindunginya dari penggunaan yang tidak sah. Pengusaha harus memahami cara
mendapatkan hak paten, merek dagang, dan hak cipta yang biasanya disebut dengan
Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), yaitu hak eksklusif yang diberikan oleh negara
kepada seseorang atau sekelompok orang untuk memegang monopoli dalam
menggunakan dan mendapatkan manfaat ekonomi dari kekayaan intelektual.
Terdapat beberapa langkah untuk mendapatkan hak paten
- · Langkah 1 : tetapkan bahwa yang ditemukan benar-benar baru
Penemu harus menganalisis dan menguji produk tersebut
menggunakan kriteria sebagai berikut:
a. Apakah produk
ini telah digunakan orang lain sebelum penemuan ini diajukan untuk mendapatkan
hak paten?
b. Apakah telah
diberikan paten sebelum temuan produk ini diajukan?
c. Apakah telah
digunakan, dipublikasikan, dan dijual sebelum diberikan tanggal hak paten?
Bila ketiga kriteria tersebut telah dilakukan sebelum
diberikan hak paten, maka penemuan produk tersebut akan kehilangan hak untuk
memperoleh paten.
- · Langkah 2 : dokumentasikan produk yang ditemukan tersebut
Untuk melindungi hak paten dari klaim seseorang,
penemu harus memverifikasi ide-ide penemuan sebelum alat itu ditemukan,
misalnya tanggal ide itu tersirat, penjelasan produk yang digunakan, dan gambarnya.
- · Langkah 3 : telusuri paten-paten yang telah ada
Hal ini dilakukan untuk memverifikasi apakah sesuatu
yang baru kita temukan itu telah ada atau mempunyai kesamaan. Perlu diperiksa
apakah alat yang ditemukan itu memiliki kesamaan dan telah memiliki hak paten
atau belum.
- · Langkah 4 : pelajari hasil telusuran
Penemu harus mempelajari hasil telusuran sebelum
memutuskan mengajukan lamaran hak paten. Jika paten yang telah ada betul-betul seperti
paten yang akan diusulkan, maka pihak yang berwenang tidak akan menjamin hak
paten bagi penemuan baru tersebut.
- · Langkah 5 : mengajukan lamaran paten yang berisi :
a. Pernyataan yang
membuat penemuan itu benar-benar asli.
b. Deskripsi atau
gambaran penemuan disebut spesifikasi dan batas penemuan disebut klaim, yang
mengidentifikasi sifat-sifat penemuan baru tersebut.
c. Gambar
penemuan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar